| Pernahkah Anda
bercita-cita ingin menguasai berbagai bahasa di dunia ini? Mungkin
Indonesia Cina Inggris Perancis Jepang ? Pernahkah Anda
bercita-cita untuk menjadi seorang yang amat sangat pintar dalam
berbagai bidang? Menjadi ahli fisika kimia, atau menjadi ahli ini dan
sekaligus ahli itu?
Saya rasa mungkin sebagian di antara Anda pernah. Saya sendiri pernah, pernah mimpi bisa begitu maksudnya, hehe…
Nah tapi sekarang berhubung blog saya ini tentang bisnis online,
maka pertanyaan saya adalah :: pernahkah Anda ingin menjadi ahli dalam
berbisnis online, entah bisnis apa pun itu? Jika pernah, saya berani
katakan kepada Anda bahwa Anda bisa! Kenapa tidak?
Tapi masalahnya adalah, bagaimana cara menjadi ahli dalam berbisnis online?
Hmmm……..
Salah satu jalan yang bisa Anda coba adalah : pengalaman.
Ada banyak sekali orang yang berusaha untuk membangun bisnis di
dunia maya, tapi mereka memiliki keahlian terbatas. Hasilnya adalah
income dari bisnis online yang mereka lakukan tidak optimal. Mereka
selalu bingung mencari cara untuk mendapat hasil lebih optimal dalam
berbisnis. Akhirnya mereka mencoba-coba trik ini itu, mereka berpikir
keras bagaimana cara membuat pengunjung situs mereka lebih banyak,
mereka berusaha keras mencoba-coba optimasi di sini di situ.
Pada akhirnya mereka menjadi seorang ahli di bidangnya. Dan mereka
sukses di bidang tersebut. Anda ingin mencoba cara ini untuk menjadi
ahli? Silakan.
Tapi ada beberapa syarat berat yang harus bisa Anda penuhi, seperti :
- Anda harus berani memulai bisnis online Anda
- Anda harus aktif belajar, bereksperimen sendiri
- Anda harus siap menanggung resiko pusing
- Anda harus siap meluangkan waktu yang lama dalam belajar
- Dan Anda harus menyiapkan modal belajar yang lebih besar lagi
Jika Anda merasa bisa memenuhi syarat-syarat tersebut, bagus. Anda
bisa mencoba sekarang bisa menjadi seorang ahli dari bawah, dari hasil
mencoba-coba sendiri. Hanya saja, siapkan syarat-syarat di atas.
Jika Anda memang seorang tipe “petualang”, pengemar “tantangan”,
cara ini cocok bagi Anda. Saya yakin waktu yang panjang akan terasa
bermakna bagi Anda, kehilangan uang akan memotivasi Anda untuk lebih
serius lagi, dan kelelahan bereksperimen akan menjadi pemecut semangat
Anda untuk bekerja lebih cerdas. Pokoknya jika Anda tipe orang yang
berprinsip “kegagalan adalah sukses yang tertunda”, maka inilah pilihan
yang bagus bagi Anda.
Tapi kalau saya, jujur saja tidak bisa seperti itu. Jujur saja, saya
tipe orang pecinta hal-hal yang bersifat instant. Saya ingin berhasil
dalam suatu bidang dengan cepat. Saya ingin bisa menjadi ahli lebih
cepat dari “waktu normal”. Jadi saya rasanya tidak akan tahan untuk
melewati kegagalan-kegagalan terus menerus, atau untuk belajar dari
sana-sini terus menerus. 2-3 kali gagal sih ok, tapi berikutnya saya
rasa tidak akan kuat.
Toh tujuan saya berbisnis online bukan untuk “mencari tantangan”,
atau “belajar gagal untuk sukses”. Bagi saya tidak ada istilah
“kegagalan adalah sukses yang tertunda”. Bagi saya, gagal ya gagal,
tapi next time saya harus sukses. Begitu prinsip saya. Dan begitu juga
prinsip bisnis saya.
Nah kalau Anda tipe orang yang seperti saya, Anda tidak bisa
menjalani proses seperti yang disebutkan di contoh pertama. Anda harus
mencari jalan pintas, jalan (agak) instant untuk sukses. Dan ini yang
saya lakukan, saya menempuh jalan pintas untuk sukses.
Bagaimana jalannya? Inti jalannya sebenarnya sama dengan contoh
pertama, intinya juga mencari ilmu untuk bisnis online. Tapi saya tidak
mau mendapat ilmu dari pengalaman gagal saya sendiri, saya ingin cara
yang instant, yaitu : mengcopy ilmu mereka yang sudah ahli! Keren kan?
So, bagaimana cara mengcopy ilmu mereka yang sudah ahli?
Caranya banyak!
Salah satunya, Anda bisa aktif ikut di forum pebisnis online para
ahli. Salah satu yang saya sarankan adalah forum digital point. Di sana
Anda bisa belajar banyak tentang bisnis online (in English).
Yang kedua, Anda bisa berlangganan newsletter dari berbagai ahli
dalam bidangnya masing-masing. Saya sendiri berlangganan newsletter
dari para master seperti blogger John Chow, Shoemoney, Yaro Starak, dan
lainnya.
Yang ketiga, Anda bisa mengikuti training yang diadakan oleh para
ahli bisnis online tersebut. Banyak kok tempatnya, seperti di
wealthyaffiliate.com atau di teachingsells.com misalnya.
Dan cara yang keempat, adalah dengan membeli buku yang ditulis pada
ahli tersebut. Cara ini paling singkat, tapi hasilnya paling mantap.
Saya sudah melakukan ini beberapa kali, dan hasilnya bisa dibilang luar
biasa. Jujur saja, cara ini adalah cara favorit saya.
Misalnya, ketika saya ingin belajar CopyWriting, saya membeli buku
karangan Joe Vitale (mrfire.com). Saat saya ingin mengetahui cara
membangun bisnis online dengan cepat, saya mencari buku dari Ewen Chia
(ewenchia.com), saat saya ingin belajar blogging saya membeli buku dari
Yaro Starak (entrepreneurs-journey.com), dan terakhir saat saya ingin
belajar menjadi affiliate, saya membeli buku yang ditulis seorang ahli
affiliate marketing, Rosalind Gardner, senilai US$ 47 di
superaffiliatehandbook.com.
Mahal kan US$ 47? Ya mahal. Tapi sebanding dengan apa yang saya
dapatkan. Ilmu yang saya dapat jauh lebih banyak daripada membaca-baca
blog orang, atau dari membaca-baca newsletter (yang hanya muncul
seminggu sekali). Saya merasa tidak rugi membeli ebook tulisan Rosalind
setebal 250 halaman full english itu, karena hasil yang saya dapatkan
lebih banyak dari yang saya keluarkan.
Butuh fakta? Faktanya adalah pada tanggal 1-3 Juli kemarin saya baru
saja mendapat order senilai Rp 1.000.000 dari hasil berbisnis
affiliasi. Ya betul, dari bisnis affiliasi, dari menjual produk orang
lain (bukan produk saya sendiri). Bagaimana caranya? Cukup dengan
menerapkan dua teknik yang dituliskan Rosalind di dalam bukunya. Tidak
rugi kan saya membeli bukunya?
( belinya pakai credit card ayah saya, ngutang dulu. Maklum mahasiswa belum punya credit card )
So, sekarang Anda merasa Anda tipe yang mana? Tipe yang suka
mencoba-coba sendiri, atau tipe pecinta hasil instant? ( tidak terlalu
instant sih, tetap harus berjuang juga, tapi minimal tidak sekeras
mencoba-coba sendiri)
Kemukakan pikiran Anda dengan memberikan komentar pada artikel ini!
Kalau tipe yang suka coba-coba, sebutkan alasannya. Kalau tipe penyuka
hasil (agak) instant, kemukakan juga jawaban Anda dan kemukakan juga
cara belajar “instant” favorit Anda di form komentar artikel ini. Mari
berbagi pandangan, ini bentuk mencari ilmu bisnis juga kan? Posted by Haryo Prabowo |